Pelajaran hidup dari Film "The Greatest Showman"

11.28


Review kecil ini saya tulis setelah 3 hari lalu menonton film musikal terkeren abad ini menurut saya: "The Greatest Showman" Efek susah move on yang ditinggalkan ternyata sedahsyat ini :') 

Siapkan hati gembira anak kecil dalam jiwa kamu untuk 100 menit paling menghibur yang akan pernah kamu alami, rasanya sama ketika nadia kecil umur 5 tahun diajak ke pertunjukan sirkus untuk pertama kalinya. Kalo nonton opening scene orang-orang menari di film La la land saja udah bikin pingin ikutan berdansa, jangan bayangkan godaan dari The Greatest Showman ini, seandainya bioskop gak cukup tertib dan bisa berubah jadi areal konser ekstasi yang diberikan mungkin akan sama jumlahnya seperti menonton konser Coldplay! 

Dari adegan pembuka sudah bikin sesak napas, gabungan sinematografi super indah, adegan menyentuh ketika PT. Barnum kecil ditinggal ayahnya, hidup menderita, bertahan dengan mencuri roti sampai dengan hari ketika dewasa membawa pergi pujaan hatinya. Musikalitas Surga. YES, I am sold! 


Coba ini ditonton dulu ..


The Greatest Showman adalah cerita sederhana tentang celebrating humanity, bagaimanapun rupamu, apapun golonganmu, kamu berhak berbahagia dan bergembira disini! 

Pelajaran dan kesimpulan suka-suka yang dapat saya simpulkan setelah menonton film ini: 

1. Cinta sejati memang harus diperjuangkan, 

Charity Banum adalah anak gadis seorang bangsawan ketika PT Barnum si anak tukang jahit miskin bertemu pertama kali dikala mereka masih kecil, emang dasar si Barnum ini anaknya kekeuh, udah digampar Bapaknya si Charity juga tetep aja si Charity dipepet terus :)) sampai harinya tiba beberapa dekade kemudian si Barnum membawa Charity keluar dari istana orangtuanya. 

Terharu yaaa..  
jangan dulu, manisnya belum selesai.. ketika hidup mereka tidak cukup makmur Barnum bolak balik bilang ke Charity:

"This is not life I promised to you, not even close...  I Promised you life full of Magic, full of wonder.." 
....
TOLONG ITU GAK ADA YG MAU BILANGIN AGUNG HARSYA BIAR BELAJAR SAMA SI BARNUM?! AKU PENGEN JADI NYONYA DIREKTUR ATUHLAAAA.. 

terus emang dasar ini si mbak Charity berhati dan berkelakuan Malaikat. 
DIA GAK MINTA UANG BELANJA LEBIHAN BUAT BELI SKII TUH!, Charity tetap tegar mendampingi, tetap yakin dengan segala impian Barnum akan sirkus yang menghibur, walau yang paling aneh sekalipun. Ibu peri banget deh pokoknya, tipe istri yang harus lebih banyak di kembangbiakan mah ini. 

Are they the sweetest or what?

Lain lagi  cerita Philips Carlyle (Zac Efron) dan Anne wheeler (Zendaya), mereka yang jatuh cinta tapi beda kasta. salah satu scene steeler film ini adalah ketika mereka menyanyikan lagu Re-write the stars sambil akrobat di Trapeze




Ngeliatnya sih takut kecengklak :)) 


adegan Philips ketemu Anne ini bolak balik berputar di otak saya, terlalu cantik dengan efek slow-mo 

Begitulah kalau sudah cinta, segala perjuangan dilakukan, Philips rela jadi gak dianggap sama keluarga nya yang berada, dicoret dari daftar warisan, gak punya tempat lagi di kalangan sosialita kota New York. semua demi cinta, cinta pada pekerjaannya dan cinta pada pujaan hatinya. 

katanya: untuk eneng abang rela :') 

Tolong ini kisahnya manis semua, kalian gak takut diabetes? 

2. Menjadi berbeda memang sulit, but keep your chin up! 
Sirkus PT Barnum berisi orang-orang yang sebelumnya terpinggirkan, tidak dianggap, tidak diakui bahkan oleh keluarga terdekat mereka. Yes people du judging by the appreareance, gak 100% salah juga. Disini mereka bisa jadi diri mereka sendiri, dan menemukan hal beguna dalam hidup: menghibur orang-orang. membuat tawa dan membuat penonton berdansa gembira. 

disini saya jadi semakin meneguhkan hati untuk belajar, jika memang saya tidak cukup beruntung bukan menjadi orang yang secara fisik berbeda, Cukup dengan tidak memandang rendah, mengucilkan dan memperlakukan mereka dengan tidak adil. Just be kind, they're all human after all :) 

3. Berjuang untuk hidup memang harus keras kepala. 
PT Barnum adalah anak penjahit miskin, ia masih amat kecil ketika ayahnya meninggal, dia berjuang untuk hidup, menjadi pegawai yang membosankan yang terjebak dengan rutinitas, sampai tiba pada hari ia membuka sirkus Barnum dan hanya 3 tiket yang terjual (yang beli Istri dan kedua anaknya)  dan sampai pada hari ia memetik hasilnya, perjuangannya tidak pernah berhenti dengan mimpi tidak pernah padam. 

jadi Nadia, 
kalo Barnum aja berjuang segitunya, masa kamu dimarahin bos sekali aja udah mau resign? 

4. PENTING UNTUK DIINGAT: Rejeki Suami adalah hasil dari Ridho Istri
*brb* pasang jilbab mama Dedeh. 

hahahahahahahaha...
tonton aja filmnya 


Saya perlu kasih disclaimer ya kalo saya bukan kritikus film profesional, jadi ya saya akan tulis apa yang terlintas di otak saya yang super riuh ini. tapi, saya nggak akan mampu menulis sepanjang ini jika film ini gak meninggalkan kesan mendalam di hati saya. 
Film ini adalah jenis film yang bikin kamu lebih bahagia ketika selesai menontonnya. salah satu film yang bikin kamu ingin menari dan bersenandung :')

saya berencana nonton lagi weekend besok. yuk ikut? 


@noninadia out