Aurora 2 Tahun

14.18



Hello, Meet my Aurora, malaikat kecil, anak dari sahabat saya Namira Monda.
Aurora terlahir dengan kondisi yang amat spesial, tumbuh kembangnya tidak seperti anak seusianya, di usia nya yang akan beranjak 2 tahun beberapa hari lagi, Auro masih mengikuti serangkaian terapi untuk mengejar tumbuh kembang dan sensory.  
  
Hari ini, saya akhirnya punya keberanian untuk bertanya kepada Monda, Aurora sebenarnya kenapa sih Mon? Monda menjawab:

In a short sentence gue  menyebutnya bawaan lahir, ketika gue hamil Aurora, pemerikasaan dokter, USD  semuanya normal, tidak juga bisa dibilang kelainan genetis karena biasanya anak dengan kelain genetis muka tipikal wajah yang khas, Auro tidak.  Tapi memang tumbuh kembangnya tidak seperti anak seumurannya. Well all I can say she’s just special J

Saya sebagai ibu-ibu baper selalu penasaran, bagaimana sih Monda menghandle pertanyaan-pertanyaan orang, mengatasi baper ketika mungkin beberapa orang yang bertanya menjadi out of the line, lantas kepo dan mungkin akan terdengar menghakimi?

Ya,dijawab pake senyum aja lah. Hahaha memang di awal rasanya berat dan sempat gak pede ketika orang ingin tau kondisi Aurora yang tidak seperti anak lain, namun seiring waktu semuanya jadi lebih mudah dihadapi. Gue udah gak baper lagi ketika menjelaskan kondisi Aurora ke orang baru. Untuk kondisi saat ini Aurora kan udah hampir 2 tahun, gue udah gak terlalu ambil pusing lagi ketika membandingkan kemampuan dan perkembangan Ulo dengan anak normal seumurannya. Walaupun masih suka membandingkan dengan teman-teman seumurannya yang juga memiliki special needs, tapi lagi-lagi buat ibu, setiap anak kan spesial, anak dengan perkembangan normal aja gak bisa dibandingan satu sama lain, apalagi auro yang special ini. So Im done my battle.
 J


Anyway, this statement slap me hard. Kadang saya terlalu jadi ibu yang ambisius sibuk membandingkan, Ih anak dia umurnya sama udah bisa begini begitu ini anak saya kok belum. Lalu rungsing sendiri. Tanpa pernah sadar untuk berhenti sejenak dan bersyukur. Duh Monda, terimakasih ya untuk pelajaran ini.

Menjadi orangtua adalah menerima segala kondisi anak, there’s nothing natural with flowers that bloom all year long, so you are. Jadi mulai saat ini saya berusaha untuk menerima bahwa kondisi anak tidak selalu sempurna berbunga-bunga, kadang kita harus belajar kecewa ketika ada ekspektasi yang tidak berjalan semestinya. Tidak apa-apa, namanya juga hidup J


Anyway, di ulang-tahun Auro yang ke 2 ini harapan kamu apa sih, Mon?

Harapan gue secara khusus sama seperti ibu-ibulainnya, berharap semakin hari Auro semakin banyak kemajuan untuk perkembangannya, we’re working hard to keep up, dengan fisioterapi, dengan usaha-usaha terbaik yang bisa dilakukan.
Harapan lain, Auro semakin diterima secara sosial, gue berharap semoga semakin hari akan semakin berkurang orang-orang yang menatap kami dengan pandangan aneh, I know we’re that special J gue juga berharap di masa depan kondisi akan semakin baik, gak ada bullying buat Aurora.

Kalau harapan saya? semoga semakin hari dunia ini menjadi tempat yang semakin ramah untuk anak-anak special needs, orang-orang dewasa di sekitarnya menjadi lingkaran yang menjaga mereka dengan penuh cinta. 
Saya percaya, Ibu akan terus menjaga, tapi ibu tidak punya umur sepanjang masa, dunia tidak akan terus menerus senyaman rahim ibu untuk mereka, tapi percayalah kita bisa tetap menjaga damai hidup mereka,  jadi tetaplah ramah kepada anak dan orang berkebutuhan khusus Karena cukup dengan berempati dan memperlakukan mereka dengan baik saja sungguh meringankan hari-hari mereka :’)

Duh kan nangis..


Nah Berhubung Aurora akan merayakan ulangtahunnya yang ke 2, yuk kita berbagi cerita, posting di Instagram dan berbagi cerita singkat tentang bersahabat dengan anak berkebutuhan Khusus/Odalangka cerita apa yang sudah ayah dan bunda lakukan atau akan lakukan untuk memperkenalkan dan mengajarkan kepada anak-anak tentang keberadaan anak berkebutuhan khusus di sekitar kita.

Detail sayembara dan hadiahnya ada di IG @namiramonda
Kalau cerita saya, suatu hari Arwen pernah bertemu dengan Aurora, Arwen melihat dengan pandangan bingung, mungkin dibenaknya ada pertanyaan: Kenapa ya kok adek di hidungnya ada selang, lalu dia tanya:

“Ibu, adek pakai Apa?”
”Ini adek sedang belajar, mamamnya belum lancar jadi masih dibantuin, nanti adek semakin besar semakin pinter, kayak kakak Arwen. Karena adik masih belajar terus kakak Arwen harus  sayang ya”

Tanamlah kata-kata baik, hingga anak akan tumbuh menjadi jiwa yang penyayang. Kalo cerita kamu apa? Yuk berbagi karena percayalah cerita-cerita sederhana ini akan menjadi api semangat untuk si malaikat kecil Aurora dan Amih nya @namiramonda J

Selamat ulangtahun, Aurora!



You Might Also Like

0 comments