Cerita si Bayi Hobi Mandi dan Hobi Dipijat Ibu - #SentuhanPenuhHarapan

16.57


Jika saya ingat-ingat lagi apa yang saya rasakan 3 tahun lalu saat pertama kali Arwen lahir ke dunia, maka formulanya adalah: 10% Bahagia, 10% Excited, sisanya, komponen terbesar perasaan saya saat itu adalah takut. 

Ha? Kok banyakan takutnya sih? Begini ya saat pertama kali menyentuh bayi merah ini, saya menyentuh kulit yang bahkan lebih lembut dari kelopak bunga. Entah bagaimana caranya agar sentuhan saya, sebagai ibu baru yang tidak tau apa-apa ini tidak menyakitinya. 

Tidak ada yang bisa dianggap remeh dan sepele ketika berhubungan dengan ibu dan bayi. Salah satu pengalaman pertama saya belajar jadi ibu sesungguhnya adalah ketika untuk pertama kalinya setelah ibu saya yang saat itu ikut membantu menjaga Arwen kembali ke rumahnya dan saya harus menghadapi saat-saat mendebarkan memandikan Arwen untuk pertama kalinya. 

Sebut nama bos paling galak, sebut ujian mata kuliah paling susah atau saat-saat mendebarkan lain dalam hidup saya, semua senewennya lewat sama perasaan deg-degan nyemplungin bayi merah ke dalam bak mandi! 

Mana saat itu tali pusatnya arwen belum puput.
GUSTI ALLAH! IBUK DEG-DEGAN...

Untungnya saat mendebarkan itu lewat dengan mulus. Setelah beberapa kali saya mulai ahli mandiin bayi, malah saat-saat memandikan Arwen menjadi saat yang saya tunggu setiap harinya. Rasanya gak ternilai banget ketika melihat bayi kecil kegirangan menendang-nendang air. Rasanya bahagia sekali ketika bersentuhan dengan kulit lembutnya.

Lagi-lagi harus saya sampaikan kembali, gak ada yang remeh dan sepele ketika berhubungan dengan ibu dan bayinya. Quality time saat mandi yang saya berikan kepada Arwen di awal-awal masa kehidupannya ternyata sangat membantu Arwen bertahan menghadapi masa neonatal yaitu masa 28 hari pertama dalam hidupnya. Saya baru tau dari infographic ini:



Sebenarnya kalau dipikir lagi, menjadi bayi manusia yang bertahan hidup di dunia ini sungguhlah penuh perjuangan, bagaimana bayi-bayi ini beradaptasi dari lingkungan sebelumnya yang sungguh nyaman penuh perlindungan di dalam rahim ibu, lalu dia harus menghadapi udara luar yang tidak aman, penuh dengan bermacam zat yang harus dilawan oleh antibodinya.

Sebenarnya ibu bisa membantu bayi ‘berjuang” menghadapi hari-hari pertamanya di dunia dengan sesederhana memberikan pijatan, dari yang saya baca, sejauh ini manfaat pijat bayi adalah:

1.     Membantu tumbuh kembang bayi lebih sehat
2.     Membantu bayi mencerna lebih baik, analogi nya seperti orang dewasa kali ya, ketika perut kita kembung pijat membuat kita lebih release dan nyaman.
3.     Membantu bayi tidur lebih nyenyak.
4.     Nah karena bayi tidur lebih nyenyak otomatis tingkat pertumbuhan otak dan sistem imunnya mencapai potensi maksimal.

Selain untuk bayi, sesi pijat ini juga memberikan bonus pembentukan bonding yang semakin kuat antara ibu dan bayi, bonusnya? Keduanya jadi lebih less stress dan happy!

Untungnya Ibuk punya sahabat yang membuat sesi pijat memijat sebelum mandi ini semakin nyaman karena kelembutan dan keharumannya, kayaknya sudah jadi sahabat Ibu-ibu dari saya yang udah jadi ibu-ibu ini masih jadi bayi J, JOHNSON’S® Baby oil is lyfeJ





Sesungguhnya Arwen sangat beruntung dapat melalui fase neonatalnya dengan mulus, karena ternyata berdasarkan data WHO, terdapat sekitar 70.000 bayi di Indonesia yang kehilangan nyawanya sebelum menginjak umur 28 hari dikarenakan sepsis pada kulit bayi. Apa sih Sepsis bayi itu? Jika dijelaskan dengan bahasa sederhana Sepsis adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Dan salah satu jenis sepsis adalah yang menyerang bayi pada kulit. Karena kulit bayi saat baru lahir terkadang masih mengandung residu dari ketuban ibu yang masih menempel, nah ini jika tidak dijaga kebersihannya bisa menjadi lahan untuk bakteri berkembang biak dan bisa menyebabkan infeksi.

Ada cara sederhana untuk mencegah bayi baru lahir terkena sepsis, yaitu dengan menjaga kebersihan, memberikan skincare yang sesuai dengan kondisi kulit bayi. Saya kerap menemui ada kasus dimana ibu enggan memakai sabun bayi karena efek “licin” yang ditimbulkan setelah dipakai padahal sudah dibilas berkali-kali. Kesannya tidak bersih. Padahal ya, sabun bayi yang baik itu seharusnya mengandung emolient yang mencegah kulit bayi menjadi kering atau istilahnya Transpidermal Water Loss, dan efek setelah pakainya memang licin seperti itu, artinya ya kelembaban alami kulit tidak hilang, namun tetap bersih menjaga dan melindungi kulit.



Sejak Arwen bayi saya memakai Johnsons baby Top to Toe Wash, sabun yang diformulasikan untuk kulit bayi yang masih sangat lembut, yang hanya 20% tingkat ketebalannya dibandingkan dengan kulit orang dewasa.

Selain itu saya pilih sabun ini karena praktis, bisa jadi sabun sekaligus shampo. Karena ya, ritual mandi itu kadang super heboh jadi sangat memudahkan jika yang dituang ke tangan cukup satu produk aja, jangan sampai kejadian kayak saya shampo dipakai di badan lalu sabun dipakai di rambut. Untung Arwen anaknya tabah, jadi terima-terima aja. Hahahaha.

Efek saya hobi memijat dan mandiin Arwen saat bayi, sampai hari ini anaknya jadi hobi mandi..



Saya yakin, ibu-ibu yang membaca tulisan saya ini adalah ibu-ibu beruntung yang punya akses cukup untuk informasi akan perawatan bayi yang baru lahir, cukup beruntung juga untuk bisa membeli produk-produk perawatan bayi yang sesuai, tapi ketika kita menengok ke angka 70.000 bayi yang kurang beruntung di indonesia yang terkena sepsis dan tidak mencapai usia 28 hari dalam hidupnya, ada ibu-ibu yang kurang beruntung diluar sana yang tidak punya akses akan informasi ataupun yang tidak punya kemampuan untuk merawat dengan produk perawatan bayi yang sesuai.
Apa ya yang bisa kita lakukan untuk membantu mereka? Sepanjang bulan Juni-Juli ini ada program bagus sekali dimana JOHNSON’S® Baby menggandeng Alfamart dan Save the Children, memberikan para Ibu cara termudah untuk berpartisipasi,yaitu dengan pembelian minimum Rp 25.000,- produk JOHNSON’S® Baby jenis apapun di seluruh gerai Alfamart di Indonesia, JOHNSON’S® Baby akan mendonasikan Rp 500,- ke Save the Children.
Nah, yayasan Save the Children ini lah yang akan menjadi perpanjangan tangan-tangan ibu-ibu baik hati disini untuk menjangkau bayi-bayi kurang beruntung di seluruh pelosok Indonesia untuk mengedukasi memberikan program perawatan dan memberikan #SentuhanPenuhHarapan agar bayi-bayi ini hidup, tumbuh dan melihat dunia.

Uluran tangan kita, adalah kesempatan hidup mereka J

Untuk informasi lebih lanjut mengenai campaign ini silakan cek akun social media resmi JOHNSON’S® Baby yaitu @Johnsonbaby_id (Instagram) @Johnsonbaby_id (twitter), dan https://www.facebook.com/johnsonBabyIndonesia.

@noninadia Out J

You Might Also Like

6 comments