Cerita Arwen dan Klinik Tumbuh Kembang

17.12

Saya mulai menyadari sejak beberapa bulan sejak Arwen tidak dititipkan lagi daycare, attachment nya terhadap gadget semakin menjadi. Arwen sukaaaa banget nonton youtube, mulai dari lagu-lagu nursery rhyme sampai dengan cuplikan klip film-film Disney, kalau lagi nonton youtube, dia seperti tenggelam dalam dunia nya sendiri, gak peduli deh sekitarnya mau ada suara ke kencang apapun dia gak bakalan nengok. 

Dosis menonton baik dari youtube maupun televisi di Disney chanel juga menurut saya "berlebih" berhubung anaknya juga masuk fase terrible two, udah jago ngamuk dong, jadi gak bisa tuh ber-negosiasi biar youtube atau nonton tv nya dikurangi. 

Sampai akhirnya kebablasan :(

Bulan lalu saya merasa hal ini sudah red alert, di usia Arwen yang sudah menjelang 3 tahun kok anaknya belum cerewet ya? perbendaharaan kata sih sudah mulai banyak, tapi saya merasa anak ini gak punya urgensi untuk ngomong. awalnya saya menghibur diri, mungkin karena anaknya pendiam kali ya?  sampai saya merasa ada sesuatu yang nggak beres ketika melihat poster ini:
Image taken from Keluargakita.com

Saya notice, dari 9 kategori yang ada di dalam tahap perkembangan bahasa pada anak usia 3 tahun, hanya 2 yang sudah Arwen capai. Kosakata dan meminta Perhatian, sianya mbuh.. 

Sampe sini udah patah hati belom? nah saya info lagi ya tahap perkembangan lainnya: 





Berbekal pedoman ini saya menyimpulkan mungkin Arwen mungkin terkena gejala speech delay, jadi saya mencoba untuk berkonsultasi dengan dokter di Klinik Tumbuh Kembang. 

Awalnya, saya sempat gak terima. karena ketika saya mencari informasi tetang klinik tumbuh kembang kok yang saya temui adalah penangan-penanganan untuk gejala yang serem-serem kayak Autisme, Celebal Palsy, dan 101 kelainan tumbuh kembang yang sebelumnya terlalu ngeri untuk saya pikirkan.  I tought my baby was ok, saya pikir saya tetap bisa jadi ibu rabid yang bangga pamer kepintaran anaknya di sosial media, ternyata jadi ibu gak selamanya cuma tentang cerita bahagia, mungkin karena saya gak melahirkan dengan cara gentle birth (uooopoooo!) Saya masih bersyukur kok saya "ngeh" semoga belum terlambat untuk ditangani.  

Klinik Tumbuh Kembang - RS Hermina Bekasi 
Awal bulan April, saya mendatangi Klinik Tumbuh Kembang di RS Hermina Bekasi, setelah melakukan perjanjian lewat telepon, saya mendapatkan jadwal berkonsultasi dengan dokter seminggu setelahnya. oh iya, dokter yang praktek di Klinik Tumbuh kembang ini adalah dokter Spesialis anak, spesialis rehab medik. Saya bertemu dengan dr. Anita Wijaya SpA

Seperti dugaan saya sebelumnya sesi konsultasi dengan dr. Anita adalah sesi yang menampar saya sebagai orangtua. sedih dan menyesal juga sih dengan keadaan Arwen saat itu, gak merespon salam, tidak ada kontak mata, dan asik dengan dunia nya sendiri. dokter Anita sempat menyimpulkan kalau gejala yg ada pada Arwen bisa saja masuk di spektrum autistik. mendengar kesimpulan ini saya macam disambar geledek. setengah gak terima, setengahnya mengiyakan. 

dr. Anita merekomendasikan untuk Arwen mengikuti terapi sensori Integrasi (SI) sebanyak 20 sesi. Lho/ kenapa nggak terapi Wicara dok, kan yang saya keluhannya speech delay? 

"Karena berbicara pada dasarnya adalah output dari signal yang dikirimkan oleh indera Pengelihatan, peraba, pendengaran dan Vestibular, jadi semuanya itu harus dibenerin dulu pake terapi Sensori, baru bisa kita ajarin dia bicara. kalo langsung diajarin bicara pasti percuma, wong anaknya aja gak fokus.." 

oke, masuk akal. 

Cerita berikutnya, Arwen cuma sempat sekali terapi SI di Klinik Tumbuh kembang RS Hermina. lho kenapa? 
karena nggak kebagian slot jadwal terapi. mungkin karena banyak pasien yang harus ditangani jadi nggak permintaan jadwal dari kami belum ter follow up. ditambah saya ilfeel karena dokternya galak banget.. :( 

Sepulang dari konsultasi ini kami jadi agak kejam, meniadakan semua aktifitas gadged dan screen time Arwen. 

dibawah ini saya share kontak nya ya: 

Klinik Tumbuh Kembang RS Hermina Bekasi 
Jl. Kemakmuran No.39, Marga Jaya, Bekasi Sel., Kota Bks, Jawa Barat 17141
telepon : (021) 884-2121 (Siapin sabar yang banyak kalo mau telepon kesini) 
HP Klinik Tumbuh Kembang : 0813-1811-5743 (WA only, kalo telepon gak dijawab) 

Biaya Konsultasi dokter : Rp. 265.000
biaya terapi per sesi : Rp. 120.000,- 

Klinik Tumbuh Kembang Lalita - Ruko Emerald Summarecon Bekasi

Seminggu setelah kedatangan saya di klinik Tumbuh Kembang Hermina Bekasi, saya membuat appoitment untuk konsultasi dengan dokter spesialis anak konsultan tumbuh kembang di Klinik Lalita. saya mencari second opinion dari hasil konsultasi dengan DSA sebelumnya. 

Kami bertemu dengan dr. Bernie Endyarni Medise SPA - Konsultan Tumbuh kembang. kebetulan disaat ketemu dr. Bernie, Arwen sudah seminggu puasa gadget dan nonton TV. gak disangka perkembangan "kesadaran lingkungan sekitar" langsung berkembang pesat. dia sudah mulai membalas sapaan, ada kontak mata dan mulai ngoceh walaupun sedikit-sedikit. 

Setelah dicek dengan diagram ukur Denver, memang ada beberapa indikasi keterlambatan perkambangan bahasa, tapi tidak terlalu parah. "Ini mah sebenernya bisa distimulasi dirumah nggak usah diterapi, tapi biar terarah kita coba terapi wicara disini ya bu, 5 minggu lagi ketemu saya lagi dan kita lihat perkembangannya." 

Untunglah hal yang sesi konsultasi dengan dr. Bernie sungguh membuat hati tenang. selain itu saya lebih sreg terapi rutin di Lalita karena letak kliniknya yang tidak jadi satu dengan RS, biar resiko ketemu anak sakit dan tertular bisa diperkecil. 

Saat ini Arwen sudah 4 minggu berturut-turut ikut sesi terapi di klinik Lalita, perkembangannya cukup pesat, mulai bisa diajak komunikasi dua arah dan mulai cerewet bertanya. walaupun perjalanan masih panjang, saya happy dengan perkembangannya. 

ini info contact Klinik Lalita jika membutuhkan ya: 

Klinik Tumbuh Kembang anak Lalita 
Ruko Emerald no UG 29 - Summarecon Bekasi 
telp : 081316079477 

selain dokter Spesialis anak - konsultan tumbuh kembang, di klinik Lalita juga praktek Psikolog anak. praktek sesuai perjanjian ya. 

biaya konsultasi dokter : Rp. 290.000,-
biaya terapi per sesi: Rp. 200.000,- jika ambil 10 sesi sekaligus diskon menjadi Rp 1.500.000,- 




Minggu depan jadwal Arwen konsul lagi dengan dokter Bernie, saya berharap semoga dengan kemajuan Arwen saat ini terapi wicara nya bisa dilanjutkan dari rumah aja :) 

sekian postingan saya, siapa tau bisa jadi informasi untuk teman-teman yang mencari klinik tumbuh kembang di Bekasi. 

@noninadia out :) 



You Might Also Like

1 comments