Strong Momma!

13.06

Setelah jadi ibu, ada satu quote yang terus terngiang-ngiang di pikiran saya:

“ Being a Mom is learning about strengths you didn’t know you had, and dealing with fear you didn’t know exist”


Iya bener banget, motherhood game does really  strong with the challange dan the obstacles. Saya yakin 1000%  semua ibu adalah manusia setengah malaikat yang super kuat. Tapi tentu saja dibalik bahu sekuat baja ada hati ibu yang selembut tahu sutera.

Hari ini adalah hari istimewa, maka saya akan membuat postingan untuk ibu-ibu istimewa yang pernah saya kenal. Ibu-ibu setrong yang literally strong, look good, look happy tapi tetap jadi ibu yg mengutamakan keluarga. 

Akhir-akhir ini saya sedang mulai giat memulai kembali berolahraga. Kenapa? Karena rasanya basi banget kalo musti nunggu resolusi tahun baru 2017. Saya mulai berolahraga kembali simply karena saya merasa kesehatan saya mulai menurun, gairah hidup tidak menentu (woelah), gampang lelah, dan rasanya kok gak menghargai badan sehat ini. Selain itu, saya memulai kembali berolahraga karena terinsipirasi ibu-ibu ini:

“Chairi Darus”





Perkenalkan teman saya, Bunda Chairi, Ibu dari tiga anak remaja beranjak dewasa yang cantik dan ganteng ini. Kalau dilihat sekilas, ya tidak terlalu istimewa ya, tapi buat saya mereka super istimewa dan layak banget jadi contoh keluarga harmonis, kalo kata generasinya Awkarin tuh #goal banget, karena selain kompak di dalam keluarga mereka juga kompak berolahraga bersama kayak gini:


Goal banget dong?
Kalo kamu keren sendirian, mereka keren sekeluarga. Kan KZL.
Jadi ya, saya percaya pondasi paling dasar pembentukan karakter dan kebiasaan anak adalah keluarga. Karena..

Harta yang paling berharga adalah keluarga
(yg langsung nyanyi soundtrack keluarga Cemara saya jamin, kalian adalah generasi bahagia!)
Oke, fokus nad..

Jadi ya, saya percaya pondasi paling dasar pembentukan karakter dan kebiasaan anak adalah keluarga, Ibu adalah pemeran penting disini, no wonder keluarga Bunda Chairi suka dan happy banget olahraga bareng karena Bunda nya suka banget olahraga, saya bocorin ya kerennya bunda ini:

1.       She’s a Half marathone Finisher (2XU) 2016
Gini ya, saya lari 5KM aja rasanya mau mati, padahal badan juga harusnya gak berat-berat amat. Tapiiii bunda Chairi bisa lho finish 21K

She's  Spartan Trifecta.

Spartan Trifecta is Member who Join the TRIFECTA Tribe by finishing one of each Spartan distance: Sprint, Super & Beast in 1 year. 

Jadi singkatnya Bunda Chairi sudah menamatkan tantangan Spartan Race dibawah ini: 
Sprint: 3-5 miles, 20-23 obstacles
Super: 8-10 miles, 24-29 obstacles
Beast: 12-14 miles, 30-35 obstacles

Emang spartan race tuh ngapain aja sih? Ya Kira-kira obstacle tantangan Spartan tuh kayak gini:



Obstacle nya mulai dari Lari di medan berlumpur, Crawling dibawah kawat berduri, sampai meloncati api. Agak hardcore ya.

Gong nya adalah Bunda Chairi adalah SATU-SATU nya peserta yang Finish tantangan Spartan beast yang berada di kategori umur 50-54 tahun.



Hayo yang masih berasa muda, udah minder belum?

Lima puluh tahun dan masih olahraga kayak begini. Teman-teman, doakan saya ya, nanti di masa depan ketika saya seumur bunda Chairi, saya bisa sekuat, se-bahagia dan se keren beliau ini. AMIN!

Saya sempet ngobrol dengan Bunda Chairi, mengorek tentang kebiasaan hidup sehat, aktifitas sehari-hari dan tips gimana sih caranya biar bisa menyeimbangkan antara keluarga, pekerjaan dan hobi nya berolahraga ini yuk disimak:

Bunda,  Ceritain dong awal mula rutin olahraga? apa sih yang menjadi penggeraknya?

Waktu masih jaman sekolah, aku memang udah suka olahraga, dan waktu SMA aktif di tim volleyball. Dan beberapa tahun yang lalu juga sempet rajin ke gym, tapi olahraganya yang seadanya aja, alias treadmill dan beban ringan. Kalo untuk olahraga rutin 3 tahun ke belakang ini awalnya karena anakku yang laki-laki mau gedein badan. Dia mulai rajin olahraga di rumah dan akhirnya diajak oleh Ade untuk join MBC (Master Bootcamp). Karena kita sekeluarga kalo apa-apa bareng, akhirnya semua ikutan MBC, dan dari situ mulai niat untuk olahraga lebih intensif.




Apa sih Bun,  motivasi terbesar untuk konsisten berolahraga?

Motivasi terbesarnya adalah untuk jaga kesehatan. Usiaku sekarang sudah diatas 50, tapi jujur aku merasa lebih kuat dan sehat dibandingkan waktu aku umur 30an. Selain itu, aku juga termotivasi karena adanya komunitas MBC yang saling mendukung satu sama lain untuk mencapai fitness goalsnya.




Oke Bun, so what is your fitness Goal and what you do to get there?

My fitness goal is, as I mentioned above, to maintain my health. Secara umum, aku mau lebih bertenaga, tidak cepat capek, dan pastinya badan yang lebih bagus. Saat ini aku olahraga dengan PT dua kali seminggu, lari tiga kali seminggu, dan bootcamp sekali seminggu. Jd ada 1 hari rest .


Lima puluh tahun, dan masih olahraga seminggu 6xNadia gali kubur ajalah kalo begini *nunduk malu*


Bun, ceritain dong what is your biggest achievement dan apa sih rasanya ketika mencapai hal itu. 

Biggest achievementku adalah mencapai Spartan Trifecta dan 2XU HM. Rasanya senang dan bangga banget di usia segini malah bisa mendapatkan dua achievement yang bahkan bisa dibilang susah untuk dicapai sama anak muda.

Bunda daily activity nya ngapain aja sih/ ceritain dong dan ada tips untuk gimana juggling biar bisa tetap olahraga di tengah-tengah kesibukan.

Setiap hari yang pasti aku kerja. Aku owner bisnis manufacturing di Cikarang, jadi enaknya bisa mengatur waktu kerja sendiri, sehingga mungkin lebih banyak kesempatan dibandingkan orang lain untuk berolahraga. As I mentioned above, aku olahraga enam kali seminggu. Setiap hari Senin dan Rabu aku lari di GOR Soemantri bersama temen-temen. Selasa dan Kamis aku paginya latihan sama Mas Edi sebelum berangkat ke kantor. Hari Jumat aku rest day, dan Sabtu pagi aku MBC .  Setiap hari Minggu aku usahakan long-run di CFD.

Oke, saya jadi malu ngeliat pencapaian Bunda Chairi, seperti ditampar-tampar kok usaha olahraga nya segitu aja. hahaha 

Very Inspiring bun, Thank you!


Awesomenss is not over yet. Perkenalkan Ibu Kece dan Strong Satu lagi:

" Findrie Irawan" 




Saya biasa memanggi Mamak Findrie.
Kalau ada Ibu dengan talenta seluas samudera saya pasti akan mengajukan mamak Findrie di paling depan.  Jago Design, Bisa main instrumen musik, jago nyanyi, kue kering dan banana cake buatannya bikin lupa dunia akherat, Pluus Kalo mamak Nge dance, geng nya Awkarin lewat keren nya.

Nadia undur diri, semua yang kece-kece udah diambil mamak Findrie.

Ketika ngobrol dengan mamak Findrie pun orangnya tetap rendah hati. Gak bisa dibenci. Kan sebel ya? Hahahaha Jadi ternyata menurut mamak Findrie, apa yg dicapai saat ini gak datang begitu saja. Ada usaha, keringat, darah dan air mata. Dari mamak Findrie saya belajar, kalau usaha keras tidak akan menghianati.

Sebelumnya kenalan dulu ya, Mamak Findrie adalah ibu dari 2 orang anak, Anak pertamanya Figo sudah beranjak remaja (13 Tahun) dan anak kedua, Fiore berusia 2,5 tahun, kira-kira seumuran dengan anak saya Arwen.

Ketika hamil anak ke 2 tahun 2013-2014 mamak cerita sempat nggak pede dengan perubahan bedan badan yg drastis efek kehamilannya. Badan Semakin berat, gampang lelah, siklus istirahat juga ngaco karena baru punya bayi, emosi dan mood juga nggak stabil dan gampang cranky, pokoknya nggak enak banget deh. lalu dari situ mamak cerita bahwa dia termotivasi untuk kembali fit dan mulai berolahraga. hasilnya kayak gini: 




Silakan WOW 
udah Wow nya? 
iya, Keren banget ya. yuk simak obrolan sama dengan mamak Findrie tentang gimana sih caranya bisa keliatan kece gini: 

Mamak, Ceritain dong awal mula rutin olahraga? apa sih yang menjadi penggeraknya?


Dari dulu saya sebenarnya sudah suka Olahraga, jadi member gym heits, tapi ya gitu deh.. olahraganya tidak terlalu rutin. Mengikuti kelas-kelas yang disuka saja, yang lama kelamaan jadi donatur karena ga datang-datang :D 

Sampai akhirnya thn 2010, teman saya Aldia mengajak ikut latihan Muay Thai di Baan Muay Thai Kemang. Kebetulan saya suka banget body combat dan apa-apa yang berbau Martial Arts, jadi karena penasaran dan mumpung ada teman, saya jadi ikut coba latihan. 



Ternyata sehabis latihan pertama itu, saya langsung jatuh cinta. Rasanya tiap hari itu kebayang-bayang maunya latihan Muay Thai terus. Saya memutuskan beli Gloves sendiri (pesan lewat internet) dan barang2 lainnya dengan niat akan dipakai terus. Dan benar, semenjak latihan pertama itu, saya bisa latihan 3-4 kali dalam seminggu gak pernah bolong (kecuali sakit dan bulan puasa), konsisten sampai sayapun berkesempatan latihan di Thailand, negara asalnya Muay. Thn 2013 saya harus berhenti sewaktu saya tahu hamil anak ke dua.

Kalau dibilang penggeraknya yang membuat saya konsisten selama 3 tahun karena saya suka banget sama olahraganya dan feeling after, lots of sweats + pegal-pegalnya bikin kangen, overall merasa happy.


Apa sih motivasi terbesar untuk konsisten berolahraga, Mak? 


Selain suka sama olahraganya, motivasi saya pengen punya badan yang tetap sehat, fit dan merasa nyaman dengan diri sendiri. Perasaan nyaman ini jujur ada hubungannya dengan berat badan. Saya termasuk orang yang begah kalau misalnya baju udah terlihat agak sesak dipakai (tapi saya gak model parno-an kok). Sebelum rutin muay thai sempat badan makin terasa berat selain kurang aktifitas olahraga juga makanan yang gak dijaga asupannya. Nah, sejalan dengan olahraga muay (ditambah beberapa olahraga lain seperti lari, Bootcamp dengan MBC) dan pola makan lebih diperhatikan (jam 10 malem gak ngemil Martabak manis lagi), berat badan memang sudah sesuai dengan yang saya inginkan.. trus eh saya hamil jadinya berat badan melonjak lagi haha. 

Mungkin ini juga jadi motivasi hampir 3 tahun belakangan ini kembali konsisten berolahraga untuk bisa kembali ke size baju semula. Sekarang setelah size baju sudah kembali seperti semula, motivasi terbesar supaya tetap sehat, aktif dan menjadi contoh untuk anak-anak agar mereka mencintai olahraga juga.


What is your fitness Goal and what you do to get there. 


My fitness goal will be an optimum health (disamping punya badan fit dan kentjang yah). 2 Bulan terakhir ini saya terpilih menjadi kandidat Womens Health Indonesia-BodyKey dan menjalankan program BodyKey untuk pengaturan pola makan dan gaya hidup. Saya bersyukur banget jadi bisa belajar banyak lagi bahwa utk mencapai kesehatan optimal itu tidak hanya dengan olahraga saja, tapi merupakan satu paket. Ada 6 aspek yang menentukan, yaitu: Aktivitas harian kita, Pola makan/diet, tingkat stress, pola istirahat/tidur (ini penting banget loh), asupan gizi kita (dari makanan/minuman/vitamin) dan yang sering dilupakan juga Mindset kita. Dimana pikiran happy/positif juga memberikan peran besar untuk kesehatan kita.

Oh ya, satu hal lagi yaitu ingin bisa tetap aktif dan keep up dengan kegiatan anak-anak. Saya (dan suami) inginnya bisa tetap mendampingi, tetap aktif dengan mereka walaupun umur kami nanti semakin “dewasa” :) Nah 6 aspek tersebut yang saya jalankan supaya bisa mencapai long term fitness goals saya.


Ceritain dong what is your biggest achievement dan apa sih rasanya ketika mencapai hal itu. 


Biggest achievement sepertinya semuanya bagi saya BIG hahaha...Orangnya mudah disenangkan.. la la laaa :D
Ada beberapa masa yang saya pernah lewatin dan bilang “wow that was big!". Seperti jamannya waktu saya lagi senang Muay Thai, biggest achievement sewaktu saya memberanikan diri untuk ikut Amateur Fight. Walaupun tidak menang dan menanggung rasa pahitnya kekalahan, disitu saya belajar banget dimana kita pikir kita yang terbaik, pasti ada orang yang lebih baik. Untuk itu, stay humble and keep practicing. Lalu sempat ikutan shooting film dengan Tamara Blezynsky karena filmnya tersebut ada adegan Fight Muay Thai dengan dia, di stadium Bangla Phuket. 



Yang terakhir ini karena saya suka banget hadir tiap bulan di salah satu acara olahraga brand ternama yang saya cintai  (sebut saja namanya Adidas bukan Mawar), saya di apresiasi oleh brand tersebut dikirim rewards mulai dari sepatu, tops, tas dsb. Saya rasa kalau bukan karena saya menyukai olahraga, mungkin ga akan bisa tercapai hal-hal seperti tadi. Truuus kalau boleh wish, biggest achievement banget sih kalau bisa menjadi ambassador/influencer dari brand kecintaan saya itu sambil menularkan gaya hidup sehat… Eeeaaa... Aamiin! Sesuai dengan salah satu motto brand tersebut, Impossible is Nothing kan hahaha.

Its about time mak, dengan kayak gini aja udah meng-inspirasi banget kok! 




Mamak daily activity nya ngapain aja sih/ ceritain dong dan ada tips untuk gimana juggling biar bisa tetap olahraga di tengah-tengah kesibukan.

Saya ini ibu rumah tangga yang merangkap sebagai desainer grafis, tukang masak, tukang bikin kue, tukang makan enak dan sebagainya.


Setiap hari saya bekerja yang Alhamdulillah tidak perlu selalu datang ke kantor, tapi jam kerja saya itu tetap mulai dari jam 9 s.d tergantung deadline mau selesainya kapan dan otomatis lebih banyak duduk didepan komputer. Selesai bekerja ya mengurus rumah dsb. Jadwal Olahraga saya biasa dilakukan pagi hari sebelum bekerja, atau malam selesai bekerja (kalau tidak sempat pagi hari).



Buibuk, ini tips dari mamak Findrie untuk tetap konsisten berolahraga walaupun jadi ibu rasanya seperti selalu kekurangan waktu: 

• Make time for it. 
Mau pagi, atau malam, sisihkan waktu untuk berkeringat. Pagi hari paling bagus untuk jalan kaki/lari atau dilanjutkan dengan body weight training dirumah/gym. Malah ada banyak loh teman-teman kantor saya yang menyisihkan waktu makan siangnya untuk berolahraga atau pulang sudah malam banget masih nyempetin juga, hebat ya komitmennya!. 


• Buat Weekly Planning
Mulai plot hari yang kira-kira kamu mau berolahraga, Misalkan mau 3 kali seminggu, plot hari Senin-Rabu-Jumat. atau Selasa-Kamis-Sabtu. Kalau misalnya missed 1 hari, ganti ke hari yang berikutnya supaya tetap terpenuhi 3 kali. Sesuaikan dulu dengan kemampuan, misalnya terlalu berat, mulai dari angka yang kecil baru ditingkatkan. 

Karena mau disiplin, saya tulis weekly planning saya mau ngapain aja. Jadi bisa tahu kegiatan kita yang harus tercapai dalam 1 minggu. Kamu bisa cari di internet template weekly planning kosong yang bisa di download, tinggal print lalu tulis dan tempel di tembok sebagai pengingat. Oh ya, semisalnya pun weekdays dirasa sangat ketat waktu kerjanya, paling tidak usahakan dalam sehari kita bergerak 10 ribu langkah.  



• Pilih olahraga yang singkat namun efektif yang bisa dilakukan dalam 30-40 menit. 
Olahraga yang paling efektif yang menggunakan beban berat badan kita sendiri, seperti Squat, Lunges, Crunch, Push Ups, Mountain climbers dsb karena bisa dilakukan kapan & dimana saja. Sekarang ada banyak sekali referensi olahraga yang bisa kita lakukan sendiri (tidak perlu ke gym) ada di youtube, IG ataupun berlangganan Apps. Saya sendiri melakukan olahraga 30 menit BBG/SWEAT by Kayla Itsines sudah 3 tahun belakangan ini. Karena goals saya sekarang olahraga untuk Fat loss menaikkan massa otot (supaya kentjang), saya mulai mengkombinasikan latihan saya dengan mengangkat beban juga supaya setrooong kalau ngangkat gas atau galon air mineral ya kaaan. 

• Be Consistent (WAINI!)
Olahraga 30-40 menit yang konsisten 3-4 kali lebih baik daripada 2 jam namun hanya dilakukan sekali-kali (nanti iya nanti enggak, what do you mean?) Karena kita mau membangun kebiasaan (habit), jadi perlu dilakukan secara berkala/terus-menerus. Jangan lupa untuk cek juga gerakan2 yang kita lakukan sendiri apa sudah benar, agar tidak cedera. Biasanya waktu yang menentukan itu adalah 3 bulan. Kalau dalam 3 bulan bisa melakukan sesuatu dengan konsisten, kedepannya malah merasa aneh kalau gak melakukannya. Kira-kira begitu :)

• Buat goals yang bisa memotivasi jangka pendek dan jangka panjang
Tulis kapan mau tercapai goals tersebut dan work on it. Namun buat goals yang realistis supaya tidak “mutung" semisalnya goals tersebut belum juga tercapai. 
“Saya mau punya perut sixpek kayaaa perutnya si anu dalam 3 bulan!!! Olahraga dan gak makan gorengan!!!” trus ngeeeng lewatlah “Tahu bulat, tahu bulat, digoreng da da kaaan” …"Baaang!!!” ….
Percayalah kalau masih seperti ini gak akan bisa tercapai itu perut sixpek *ngomong ke diri sendiri, elus elus perut* Dibutuhkan waktu (yang gak instan), kerja keras, disiplin tinggi dan konsistensi yang lebih untuk mencapai goals2 spesifik. 

TAPI, Kita kan goalsnya mau konsisten dulu nih olahraganya, coba dengan goals jangka pendek “Saya mau konsisten olahraga 3 kali seminggu", lanjut ke minggu berikutnya dan eh gak terasa udah 3 bulan. Setelah itu, baru bikin goals lain yang menurut kamu lebih menantang. Tidak ada goals yang cemen. Misalkan dalam berlari, yang tadinya baru bisa 3K lalu pengen meningkat ke 5K atau misalnya pengen bisa push up yang benar, dsb. You’ll be surprised with your own progress!

• Cari teman yang mau (diseret ikut) olahraga bareng, bergabung dengan komunitas pecinta olahraga atau ikuti acara-acara olahraga.
Senangnya sekarang sudah banyak sekali komunitas mulai dari yang suka lari, suka olahraga outdoor dan acara-acara olahraga yang menarik. Kalau kamu model yang pengennya punya temen yang sama-sama melakukan, ajak temen atau datang aja ke acara/komunitas tersebut. Punya teman baru selalu menyenangkan. Saya sendiri sekarang sedang aktif di komunitas #BBGIndonesia.

• Investasi alat olahraga
Mau olahraga tapi ga ada alat pendukungnya? Beli dong, Don’t rich people difficult :P
Kalau lari tentu perlu sepatu lari, baju yang nyaman, dsb. Kalau mau belajar angkat beban, tentu perlu punya dumbbel. Yang paling menyenangkan dari berolahraga juga buat saya adalah beli baju-bajunya hahahah siapa hayo yang gak suka belanja? (jangan ngacung). Bagi saya investasi alat olahraga (yang sesuai kita butuhkan dan sesuai budget) itu sangat perlu. Seperti dulu saya beli gloves, shin guard utk keperluan Muay. Untuk olahraga dirumah saya investasi beli mat, Dumbbell, Kettlebell dan TRX. Kenapa saya bilangnya investasi? Karena kita beli untuk dipakai jangka panjang dan untuk kepentingan/kebaikan kita.

• Keep Motivated & Discipline
Ada kalanya motivasi datang sendiri trus ilang gitu aja kayak kita baru gajian trus tiba-tiba uangnya ilang buat bayar cicilan ini itu blasss *loh kok curcol* Seperti halnya juga berjuta manusia lainnya gak salah kalau tiba-tiba ilang motivasi kok. Nah biasanya nih kalau ilang motivasi saya melakukan hal2 lain diluar rutinitas olahraga, sekedar jalan pagi saja, atau bener2 rest selama 1 minggu. Dengan begitu kita recharge, siap memulai hari baru dengan goals baru. Saya juga orangnya gak disiplin-disiplin amat siih, tapi sudah ke plot sebagai kebiasaan kalau dalam 1 minggu saya harus bergerak/olahraga 3x. Kadang motivasi suka datang dari mana saja, tapi yang pasti perlu “Niat" dulu untuk mulai melakukan dan disiplin. Lagipula kita melakukan ini semua juga bukan untuk siapa-siapa, tapi untuk kesehatan diri sendiri. So why don’t we fight for it.

I’m not an expert but I speak honestly dari hati yang paling dalam tsaaaahhh, yang selama ini dirasakan/dilakukan. Semoga bisa mengispirasi siapapun yang mau commit mulai berolahraga. 
Remember, It’s never too late too start. Mau umur berapapun, kondisi badan gimanapun, tidak ada kata telat untuk berolahraga (yang sesuai dengan kita) dan hidup sehat. Kali ini saya pinjam motto brand terkenal juga, pokoknya... Just do it.


waaaaw. 
Makasih banyak atas tips dan Insight nya ya Mamak! 

demikian postingan saya, selamat hari ibu mamah-mamah kuat nan inspiratif. 
together we buid strong family, strong nation. 

@noninadia 
out 

You Might Also Like

7 comments