Cerita nadia

The Past 2013

10.58

Dimulai dengan
Malam tahun baru 2013


Dilamar sama orang yang baru 2 bulan dipacarin. It was like “WHAT? You sure? Really?”
Lalu dengan mudahnya bilang : IYA! Abis itu nyesel sik.. kenapa nyesel? YAEYALAH... 
No romantic dinner, No candles, No Ring, No Photographer, No Flowers,   
EVEN HE DIDN'T ON HIS KNEE?!
But look how happy my face!
*aku menyesal jadi cewek gampangan L*lalu dikeplak suami*


·Hadiah ulang tahun paling cool sepanjang sejarah 
tcoba taun depan yg pegang kertas diganti Christ Martin ya dit!




a Stressful job like Kaiju? Its.. manageable!


karir dan pekerjaan, mungkin bener apa kata mbah jingkrak, saya gak cocok kerja di air. cocoknya jadi tukang batu. 
tahun ini kalo di review dari awal tahun kerjaan nya rusuh pisan, 11-12 lah kayak Gypsy danger ngadepin Kaiju. 


dealing with a very stressful Job is not easy, but sombody's gotta do it. the brightside is, we're on top so far. mengamini benar adanya bahwa "with great power (and money :p) comes great responsibilities."

so.. Bring me the Kaijuuuuuuuuu 



You can't make friend with everyone
but I've found a new family this year. berawal dari satu kelompok pertemanan yang suka olahraga bareng, menemukan bahwa pertemanan di usia dewasa masih sangat mungkin dilakukan dengan tulus dan tanpa pretensi. 


terimakasih untuk pertemanan yang sangat menyenangkan ini, untuk 1145 chat sampah dalam sehari yang dilanjutkan dengan analisa serius teknik berlari :p

mengingat masih ada 650 juta rencana kegiatan yang belum terlaksana, kayaknya kita temenan dan main bareng nya masih lama ;) 

*group hug* 


To other continent I traveled! 


·        Melakukan pembenaran untuk menghabiskan setengah dari budget catering nikahan untuk melakukan perjalanan Impulsip menginjakan kaki ke benua seberang. So this is the story from down under.
Hasilnya? Hati senang dompet kunang-kunang. Untung bayar catering tetep kejadian



Menikah 
Marriage allow you to annoyed one person for the rest of your life. 
well, I know forever is a long term, but I don't mind to spend the rest of my life, with you... 


been dealing with marriage life, nyebelinnya 80%, tapi bikin seneng nya 500%!

Commuter on Training - Failed! 
berusaha dengan sekeras baja menjadi komuter di rimba Jakarta yang sungguh kelam ini. setiap pagi di hari kerja berjuang bersama 3 juta kelas pekerja yang menyerbu tol dalam kota. hasilnya? Gagal blas.. 

*kibar-kibar bendera putih dengan baju compang-camping* 

setelah 3 bulan 10 hari menemukan sarang yang nyaman di tengah kota, belajar mandiri mirip kayak jadi anak kost. anak kost yang lebih decent karena gak tiap hari makan di warteg! 

say hello to the Harsya's sanctuary
2013, the healthy and healthier us! 
setelah menikah, berhasil menyeret mas Suami ikut latihan Masterbootcamp. kalimat: "I dont ask you to give me the world, just promise me to stay Healthy" sungguh manjur adanya :p 

tapi, 2 geraham belakang dicabut tahun ini. rasanya seru sakit gimana gitu. 1 more to go, menunggu siap mental ya budok. 

Muka pipi bengkak, cold compress.. dan Selfie masa kini! 

hidup sehat membuahkan hasil, setelah hampir 4 bulan diteror para tante resek dengan pertanyaan "Kapan punya anak?" 

we're actually not expecting this thing coming that fast, kebobolan kak.. but we're happy as a clam!
I feel so miserable on the earlier of first trimester. untuk pertama kali dalam hidup merasakan nginep di rumah sakit dan ditusuk infus. diagnosa nya? Malnutrisi! *siap2 diketawain asosiasi gizi nusantara* 

we're going on the 2nd trimester now. happy to feel a kick in my tummy. sehat terus ya kamu nak, can't wait to see you :-* 

week 18!


Overall, tahun 2013 adalah tahun yang menyenangkan, berkah berdatangan tak ada habisnya, akan ada banyak harapan terucap untuk 2014. yang pasti sih presiden Indonesia ganti. 

sampai jumpa tahun depan yaaaaa

kecups 
noniNadia 







Curhat

Asuransi buat si calon ayah

20.47

Salahkan saja hormon, tapi sejak hamil saya anaknya jadi over sensitive dan paranoid berlebih. Untung aja kali ini paranoid nya berbuah bener. Biasanya ngaco..

Ini mungkin efek ketularan suami saya yang anaknya overthink level akut, jadi sejak hamil saya mikir nya jauh banget, ujug-ujug pengen cari TK yang dan SD yag memberikan pendidikan dasar budi pekerti lebih banyak dari pendidikan agama, ujug-ujug browsing program kuliah mana yg lebih banyak mengajarkan dan mendorong mahasiswanya jadi punya jiwa social dan enterpreneurship tinggi. 

Coba bu, usia anaknya berapa? 4 bulan... 
masih di dalam kandungan K
Iya, lebay..

Mudah-mudahan nanti saya gak jadi emak-emak rabid yg nyebelin gitu ya..
Urusan duit beda lagi, list nya udah panjang, dari nyiapin dana melahirkan, nyiapin dana beli perlengkapan perang si adebayi, ditutup  ngitung dana pendidikan nya dia dari pre-school  sampe Kuliah (Uang pangkalnya doang sik) Result: Tenggak Neuralgin 2 butir.. 
gentar mak.. gentar..

Nah, pas lagi itung-itung itu saya baru sadar, penghasilan yang mensupport dana-dana nyeremin diatas kan berasal dari 2 pihak, saya dan suami saya. Tiba-tiba jadi parno, gimana kalau tiba-tiba salah satu penghasilan menghilang?

Nah, kali ini keparanoid an saya berbuah agak bener dari yang biasanya ngaco, jadi coba buat riset untuk mencari asuransi jiwa buat mas Suami, kenapa buat mas suami? Karena dia gajinya lebih gede :p  karena asuransi jiwa saya sudah di cover oleh kantor sementara suami belum.
Gini ya, perlu di mengerti dulu, Asuransi jiwa itu fungsinya BUKAN UNTUK MENGGANTI NYAWA! (nyawa kalo udah hilang mah diganti satu dunia juga gak bakal balik!) nih fungsi asuransi jiwa yg bener:

1. Melindungi keluarga dari kehilangan penghasilan jika pencari nafkah utama meninggal dunia.
Jadi selama punya pasangan yg wajib dinafkahi, ada anak yg harus diberi makan dan  dibayarkan uang sekolahnya, sifatnya wajib punya asuransi jiwa. Hayoooo *kasih cermin*
Agar asuransi jiwa berfungsi optimal, maka perlu dihitung berapa sih uang pertanggungan yang cukup.  Itungan sederhana nya Paling tidakcukup besar untuk memberikan bunga/retur sebesar gaji per bulan jika didiamkan di deposito, obligasi/sukuk, atau reksadana pendapatan tetap.
Saya sih pake itungan bego-bego an. Paling tidak dana  dari uang pertanggungan tersebut bisa menghidupi keluarga dalam rentang waktu 10 tahun, jadi kalo si Ayah penghasilannya 10 juta per bulan UP nya: Rp. 10.000.000,- x 12 bulan x 10 tahun = 1.2M 
2. Melindungi keluarga dari beban utang.
Apa kabar jika pencari nafkah utama meninggal, keluarga yg ditinggalkan masih nyicil KPR? Ada utang usaha?
Nah. Perlu banget untuk menginventarisi utang keluarga dan dimasukan ke dalam jumlan uang pertanggungan.
3. Sebagai final expenses (biaya kematian).
Meninggal dunia itu butuh biaya dengan banyak nya ritual di budaya orang timur . belum lagi di perkotaan, tanah pemakaman harganya mahal, bisa jutaan rupiah hanya untuk sewa selama tiga tahun.
Pilihannya ada dua: apakah mau menyuruh anak-anak untuk membayar semua biaya itu, atau mempersiapkan sendiri mumpung masih hidup. Asuransi jiwa dapat dipandang sebagai salah satu cara mempersiapkan biaya terakhir hidup kita. Setidaknya ketika seseorang tiada, ia tidak pernah dikenang sebagai beban yg menyusahkan keluarga yg ditinggalkannya.
 Udah nyeremin belum? Iya udah. Makanya saya mulai riset ke beberapa produk asuransi jiwa yang kira-kira feasible dan bisa memenuhi kriteria diatas. Setelah dicari dan ditimbang-timbang, Produk yg dibutuhkan adalah asuransi jiwa Murni tradisional term 20.
Artinya premi yg dibayarkan nilainya tetap selama 20 tahun dan di akhir periode tidak ada hasil yg dikembalikan, tapi biasanya mereka memberikan uang pertanggungan yang besar. Yah? Gak nabung dong kalo uangnya hangus di akhir periode?
Iya. Kita kan bayar manfaat perlindungan asuransinya. untuk tabungan dah investasi punya instrumennya sendiri, ada sih jenis asuransi Jiwa-unit link yg di akhir masa pertanggungan ada uang kembali. Tapi, ketika saya bandingkan dengan UP yg sama (1.5 Milyar) si unit link premi nya Rp. 2jt Sebulan (24juta setahun), sementara asuransi Murni cuma 5 juta setahun!
Tapi kan ada uang kembali di akhir periode? Ya ngapain kalo uang kembali nya gak seberapa dan dipotong biaya administrasi dan reasuransi yg gede banget? Mending diinvestasikan terpisah.
Untuk si calon ayah, asuransi jiwa sudah dibeli sesuai dengan uang pertanggungan yang keluarga kecil kami perlukan. Jadi semacam mixed feeling ketika semua ini sudah di set up. Kami tau kami berada di dalam perlindungan asuransi yg bikin aman kondisi financial yang aman, lega di satu sisi :)
But when a question came out: “what is your plan, if one day, I died?”
We’re just hugging each other tightly and said: absolutely no idea. No, I believe it won’t come. We’re gonna living next 100 thousand years!
*lalu jadi cengeng ...*

doakan si calon ibu cengeng dan si calon ayah sehat terus ya. 
amin!

kecups
noniNadia 

Cerita nadia

Week 12: A Milestone

14.36

I often randomly woke up in the morning then cried: My life is miserable! 

terus di sampingnya ada mas suami yang kebangun kaget sambil bengong.. 

Iya, drama pisan istrinya.. 

abis gimana gak ngerasa berantakan, selain jadwal makan yg ngaco, muntah, males dandan, males mandi, oversensitif banget sama bau-bauan, endebra.. endebre..
my body betray me *lalu nangis sesenggukan ala Fantine* 

sekarang sebenernya udah masuk ke week 14, semuanya udah berangsur baikan sih, makan juga udah mulai bisa, mual gak terlalu sering, frekuensi muntah dalam sehari pun udah jauuuuh berkurang, mungkin tinggal ngebalikin mood. percayalah kalo ngeliat iklan-iklan susu hamil dimana ada ibu-ibu yg bisa berpose angel dengan rambut rapi dan muka kinclong sepanjang hari, semua itu adalah DUSTA! sini mau pake parfum aja pake muntah dulu.. 

terus kenapa yg dibahas week 12? karena aku bangga! di week 12 saya berhasil finish lomba lari 5KM! wohooooooo.... 

gini ya, saya dulunya (selfproclaim) atlit! seminggu bisa 3 kali latian di Gym, dan sesi masterbootcamp yg kata orang nakutin itu mah sepotong kue. Jadi, rasanya heartbreaking banget ketika awal-awal masa kehamilan kerjaannya cuma bisa tiduran dan lemes banget. jalan kaki dari rumah ke kantor yang 10 menit itu aja bisa bikin kunang-kunang.. 


hatiku hancur... 

tapi di week 11, seminggu setelah keluar dari rumah sakit karena hyperemesys saya bisa jalan kaki 5 KM dari Karet ke Monas (karena jalanan ditutup sih :p) , demi support teman saya Angky, Edo & Leila yang ikut event Jakarta Marathon, berdiri lebih dari 2 jam di garis finish demi menunggu Angky yg ikut Full marathon (lari 42Kilo sodarah!) walaupun 30 menit sebelum Angky finish saya nyerah pulang duluan karena blm sarapan, jadi keliyengan dan pengen pingsan. but.. i feel not that miserable.. happy! 


lalu seminggu kemudian, dengan penuh kenekatan saya nyoba ikut Samsung Run Series 5K. sebenernya nggak nekat kok, karena sebelumnya udah konsultasi ke pak Dokter, gak dilarang selama gak maksain. mas suami pun udah standby janji nemenin selama race. 


Kenyataanya pada hari H: mas suami gak sabaran sama pace lari saya yang mirip keong, jadilah dia lari duluan sambil bilang: no worry, I'll keep you on eye! 

aku ditinggaaaaaaaaaaal *nangis keong* 

KM 4, masih bisa senyum!


surpisingly, I enjoy the race, I enjoy my me time to run slowly, I enjoy every step, I enjoy the fresh air in the morning, I enjoy the euphoria. rasanya bersyukur banget bisa ada disini mengingat kurang dari 2 minggu lalu sempat tepar di rumah sakit dengan kondisi berdiri aja gak sanggup. 

This bumil just move her lazy ass to finish what she started for. I completed 5K on 52 Mins. hahahaha catatan waktu yg sangat payah, sebelum hamil 5K bisa 30 menit an. tapi semacam obsesi yang salah kalo mau ngejar segitu. kayak sanggup aja :p 

dimana suami saya menunggu? di garis Finish! ngok.. muka nya lega banget sih pas ngeliat saya muncul. mungkin kalo 10 menit lagi masih belum nongol dia udah ngecekin ambulance yg standby atau udah panik obrak-abrik UGD RS terdekat. 

the rest of the day is the best day I've ever experience during my 12week pregnancy. si embrio kecil gak protes sama sekali, pertama kalinya mengalami hari tanpa muntah. sepertinya si dedek seneng olahraga..

dan mas suami pun dengan semangat berteriak: 


TUH KAAAAAN NANTI ADEK JADI PEMAIN BOLA AJA KALO UDAH GEDEEEEEE! 


and my life has just ruined.. 
sigh :) 


doakan kami berdua sehat yaaaa!

kecups 
noninadia 

Cerita nadia

Week 7,8,9,10

14.22

How pregnancy things doing so far? 
well, I never tought that being pregnant is gonna be that stuggling,  it kinda hard to produce a human. 

Apa kabar week 7,8,9,10? 
Mabok kabeh.. 
Muntah terparah terjadi di week 9, dimulai dari weekend sebelum Idul Adha, my body seems like rejecting every food. makan-muntah-makan-muntah-makan-muntah gitu aja terus sampe capek, 

setelah 4 hari dengan setengah celeng, bergerak ke UGD Siloam Hospital, tusuk infus, dinyatakan malnutrisi dan kurang darah. 
harus nginep 4 hari di RS dan selama itu harus diasup dengan berbagai macam cairan dan vitamin. 

sekarang? cengar-cengir bego.. begini amat ya rasanya hamil :') 
one thing to fight with : Pregnancy Blues, 


I've taken the pregnancy test, and shared the good news with everyone. Everyone says, "Congratulations! You must be so happy!" Yes, I am glad, I am expecting, and yet, I am not quite ecstatic.
I'm  actually unhappy sometimes. To make matters worse,  then I feel guilty about being unhappy and make myself even more depressed. 

just like most Indonesian said: dinikmati, disyukuri, ati-ati kalo ngeluh.. 


well, it kinda depressing. I should be happy when Im not, I should look fine when I can't stop vomiting. Until one of my friend said: 

"nad, you're not supposed to always do what people want. muntah terus-terusan itu capek, and if you feel your life is miserable just go get it. sudah melelahkan menghadapi semua hal ini gak usah lagi turutin apa kata orang, ya kalo mau jutek ya jutekin ajah. gak ada bayi yg ujug-ujug jadi Hitler kok gara-gara ibunya jutek. do whatever you want!"

that's my friend :') 

Seminggu setelah keluar RS, rasanya udah mendingan walaupun kadang-kadang masih mual-muntah, masih berjuang dengan situasi super hormonal. masih bisa tiba-tiba nangis sesengukan dan bilang I'm missing normal me, tapi udah bisa sedikit menikmati perut yg mulai keliatan buncit ini, udah bisa ngejutekin balik orang-orang yang bilang gw jelek, jerawatan, berantakan. Heh! suami gw aja nggak protes, situ siapa komplen-komplen? hih! 

udah bisa menerima dengan ikhlas, gak lagi seenak jidat pecicilan kesana-kemari, belajar mengukur dan kemampuan fisik dan mendahulukan makhluk kecil yg lebih butuh istirahat padahal ibunya masih pengen nonton midnight :)  

hidup saya sudah berubah dan diberikan tanggung jawab yang jauh lebih besar dan semuanya bisa dijalani, baik ketika situasinya menyenangkan atau penuh hujan badai. 
karena memang gak ada proses pendewasaan yang terjadi sekejap dalam semalam. terimakasih ya dek embrio kecil, you taught me a lot.. 

masih jauh ya ketemu kamu nya? :') 


kecups 
noniNadia 


Cerita nadia

Post Honeymoon trip

21.04

Salam Damai dari wanita Pemabuk!

posting ini dipersembahkan khusus untuk prestasi terkini saya:Ngidam dan muntah-muntah di daratan tertinggi di Pulau Jawa, keren ya? 

sebagimana permasalahan klasik dalam setiap cerita travelling orang kantoran, saya anaknya rajin banget, rajin banget cuti. jadi jatah cuti tahun berjalan selalu habis sebelum waktunya, bahkan kadang-kadang udah diutangin duluan. jadi kejadianlah bulan Mei kemarin pas Nikah pas gak punya jatah cuti jadi gak sempet hanimun. 

semua orang sih bilang, hanimun mah yg penting ada kamar buat berduaan, terserah deh mau dimana.. yeee gak bisa gitu dong, kan saya anaknya gaya.. 

Jadi ya, setelah Nikah itu direncanakan lah trip jalan-jalan ke Bromo sebagai hanimun yang tertunda. akhir bulan September. all set up! seru deh pokoknya. tapi 2 minggu sebelum berangkat... jreng -jreng jreng.. terjadilah Two Stripes Euphoria ini, kebobolan akika. 

awalnya sempet ragu, dilanjutin nggak ya acara jalan-jalan nya, namanya hamil muda kan banyak banget larangan ini itu nya, apalagi kami punya rencana ke Bromo, lumayan ya perjalanan darat dan terguncang-guncang di jeep yg bisa ber jam jam itu. 
coba ditanya ke Dokter, katanya gakpapa tuh kalo mau traveling naik pesawat maupun road trip, TAPI.. lagi-lagi gak boleh kecapean. 

ok, berbekal nasehat pak dokter, The Harsya's berharap semesta alam merestui rencana jalan-jalan hore ini. semua berjalan lancar sampai di tempat tujuan, TAPI dik embrio kecil di dalam perut gak berhenti-berhenti teriak protes. Dari awal menginjakkan kaki di Malang, saya gak berhenti mual dan muntah-muntah. 
segala macam pemandangan indah gak bikin hati senang dan terhibur. tujuan dari setiap perjalanan ini adalah : Muntah!

Sampe  kota malang, menuju tempat nginep pertama, Padi City Resort, padahal tempatnya cakep dan banyak pohon hijau .. muntah
dijemput travel buat tour bromo, di jalan menuju Pananjakan .. muntah 
Liat sunrise yg harus nya bikin ternganga.. muntah 
sampe savana dan kawah candradimuka Bromo yg spektakuler .. muntah 
nginep di Hotel tugu yg vintage dan cantik nya minta ampun.. muntah 
ngopi cantik di toko Oen yg toko aslinya dari jaman belanda.. muntah

pulang ke jakarta, sampe apartment lalu besok ngantor.. sehat wal afiat dan nyanyi-nyanyi gembira..

Aposeh! 

pelajarannya adalah.. mungkin si dek embrio kecil ini pengennya leyeh-leyeh dirumah ajah. cuti dan quality time kan bisa dilakukan dimana aja ya dek? *fingercrossed*


Kamu ngerepotin, tapi udah terlanjur bikin sayang. *peluk perut*lalu peluk mas suami yg super sabar*

untung kemaren sempet foto-foto sedikit, walaupun diluar dari situ muka saya cemberut semua. silakaaan.. 




Cerita nadia

Two stripes Euphoria

14.55

Embrace yourself for a very good news from us!
*ear to ear smiling* 

berawal dari dua orang teman saya yg melihat keanehan, gak aneh sih, tapi emang gak normal aja ngeliat ada cewek, badannya kurus, makan 6 kali sehari dengan porsi kuli. 

dialognya kira-kira begini: 

noni : makan lagi yuk, gw pengen ayam penyet.. 
Radit: nad, elu abis ngabisin Tepanyaki deh..
Noni: masih laper
Fahmi:kayaknya yg makan bukan lo sendirian tuh, test pack gih sana, makan lo bikin ngeri. gak normal. 
noni: masa sih? nggak ah ini nagaan ajah.. 

lalu dialog diatas terlupakan begitu saja.. 

beberapa hari kemudian, sebagai bagian dan anggota garis keras generasi sehat Indonesia saya dan mas Suami ikutan kelas sore masterbootcamp. beruntungnya, saat itu yg latihan cuma kami berdua, yg ngelatih pun si Carlo dengan program yg kayaknya di rancang kombinasi buat ngelatih atlit Kenya lari marathon dan Atlit Sumo Angkat besi ditambah sedikit kekuatan petir dari Thor. iya.. lebay.

karena diawasi dengan sangat intensif, semua sendi dan otot dilatih maksimal, selesai latian pun rasanya pengen nulis surat wasiat just in case besok pagi udah gak bangun lagi setelah jumpalitan kayak gini: 


a night before, Kok masih bisa senyum? ya kan dipoto maliiih..


walaupun saat itu gak kepikiran sama sekali, pulang latihan sekalian grocery shopping disempetin deh beli test pack. iseng aja sih, jujur aja sih gak terlalu suka testpack moment, mixed feeling banget, kalo hasilnya postif somehow bikin  freak out. just like always a question pop in my head: "are we really ready for a baby?" 
tapi, kalaupun hasilnya negatif tetep aja mood setelah test pack semacam jadi gloomy muncul pikiran kayak: "yah.. gagal lagi.. "

labil ya.. Girls! 

until that morning,  I pee on a stick then  two stripes appear!
OHMYGOD!



things on my mind: 
  • Yah... taun depan gak jadi ke Jepang dong?! 
  • duh.. semalem jumpalitan gitu, are ok inside there, fella? 
  • baru juga 2 minggu di apartment sini udah hamdun aja.. tante Jani udah cocok nih buka klinik fertilitas. 
  • duh.. kok mulai mual?! I hope you're easy baby *elus-elus perut* 
lalu ngabur ke tempat tidur, menerjang mas suami yg masih tidur buat ngasih liat dua garis di test pack, reaksinya: satu mata terbuka, bilang:  "wow!" balik badan, lalu tidur lagi.. 

grmbl grmbl grmbl grmbl...
setelah juragan isteri pasang muka horor dan tatapan teror akhirnya mas suami bilang: besok kita ke dokter yuk?! 
nah.. gitu kek! 
ternyata pas di cek di dokter dek embrio masih malu-malu dan belum muncul. ya make sense sih, menurut dokter mungkin usianya baru 2 minggu, sementara kantung kehamilan biasanya terdeteksi setelah umur 6 minggu. gw juga juga baru telat 2 hari. kayaknya ini emak nya aja yg over excited. disuruh balik lagi setelah 2 minggu untuk cek lagi, plus diresepin vitamin yg rasanya kayak minyak ikan dan ketinggalan di mulut sepanjang hari. mak! 


selang seminggu kemudian, rasa-rasa ngidam dan mual-mual mulai datang, ngidam paling resek sejauh ini adalah pengen soto ceker pasar kuta.. atau rawon yg udah dicari keliling kota, lalu pas udah dapet cuma disruput dikit trus udahan. 
morning sickness pun mulai pingin eksis, ya senggaknya ada ritual baru setiap pagi seperti 15 menit menyembah wastafel. over sensitif banget sama bau-bau an. semua rasanya salah.. 
trimester pertama katanya emang penuh tantangan. saya bisa ngadepin diteriakin Carlo buat 1 jam penuh latian TRX tetap hidup, tapi 5 menit ketemu orang bau ketek di dalam lift langsung modyar :p 

but I believe it shall has pass.. 
pain is temporary but victory are forever. jadi, ya dihadapi saja segala tantangan trimester pertama, yg penting si baby tumbuh sehat didalam sana. Ada amin? Ameeeen! 

reaksi mas suami? lempeng dan sabar banget menghadapi segala kelakuan aneh yg memang butuh toleransi berlebih. mau apa hayuk aja selama masih bisa diturutin. kecuali soto ceker pasar kuta itu sik (T____T).

In the meantime, dokter yg saya datangi sangat moderat untuk gak ngasih pantangan yg macem-macem. asal makannya sehat dan gak kecapean, olah raga juga masih boleh asal gak terlalu berat, tapi iya juga sik, trimester pertama emang agak susah untuk bergerak, bawaannya paranoid. tapi mudah-mudahan setelah ini terlewati, bisa pengen olahraga nya normal lagi supaya bisa lebih kuat pas menghadapi persalinan nanti. plus juga bisa super keren kayak ibu hamil idolaku ini: 


teman saya mamak Findrie,
yg lagi hamil 15 weeks udah lewatin trimester pertama dan mulai rutin olahraga (lagi) Keren ya!

doakan kami berdua sehat ya. tenang aja, akan ada banyak postingan tentang drama-drama calon emak  ini. pengennya sih dicatatet progressnya jadi semacam pregnancy journal. mudah-mudahan kesampean dan cukup konsisten. 

sampai jumpa di postingan berikutnya. daaaah..

kecups
noninadia 





Cerita nadia

Pindahan!

11.09

Halo apa kabar? 
How things going so far? 
sayanya sibuk kak, sok sibuk sih, sampe belum ada satupun postingan di blog sepanjang bulan September. 

so here The latest news from the Harsya's:

After 4 months being commuter on training, I decided to raise a white flag. katakan saya cemen, tapi berada 2 jam di jalan untuk berangkat ke kantor dan 2 jam berikutnya untuk perjalanan pulang rasanya bikin setengah gila,  such a crap! 
tapi banyak kok yg bertahan jadi komuter itu kan salah satu pengorbanan bla.. bla.. bla.. bla.. 
jawaban si noni pun singkat: Elu ajah, gw mah ogah! 

so we rented an Apartment sangkar burung di tengah kota. rasanya sungguh menyenangkan karena kemana-mana cukup jalan kaki. termasuk ke kantor. 

Tantangan berikutnya adalah menghadapi: "daripada buat uang sewa mendingan buat nyicil rumah bla... bla.. bla.. bla.. "
well, the truth is, we only can afford a house on suburb area, that means, for reach office i should have to become a commuter, diulang lagi aja circle nya, bangun ketika matahari belum muncul, macet-macetan 2 jam di jalan endebre.. endebra.. 

OGAH!

but dont worry, rumah Bojong koneng is on preparation now, rencana dihuni nya nanti ketika udah ada makhluk yg perlu keliling rumah ngebut naik sepeda roda tiga. 
untuk sekarang, kami cukup puas pulang kantor ketika hari masih terang, dan ngeteh sore dengan pemandangan ini: 


mengutip puisi oom Joko Pinurbo: 

Setelah punya rumah, apa cita-citamu? Kecil saja: ingin sampai rumah saat senja supaya saya dan senja sempat minum teh bersama di depan jendela.. 


Cerita nadia

passing the probation

17.43

Its been 3 months!
yaaaaay....
jadi, kapan isi? Heh! Gampar ya... 

banyak orang yang bilang, akan sangat terkaget-kaget dengan kebiasaan pasangan yg semasa pacaran gak keliatan, segala urusan kecil kaos kaki bisa bikin berantem lah, but surprisingly we're doin just fine! 
karena pada dasarnya kita dua-duanya kebluk aja sik.. :p

bahasan seriusnya, mungkin kuncinya ada pada ekspektasi, I keep my expectation low, and lower sehingga cenderung gak jadi juragan istri yang nuntutnya aneh-aneh, cuma teror-teror manja sih jalan terus. begitupun sebaliknya, dengan tidak menjadi istri penuntut, tingkat toleransi mas suami jadi lebih besar menghadapi betapa ajaib gw. 
well, I bet every couple who has been married or has been together for quite a long time, intensively, eventually they will start to copy each other habits or attitudes or maybe certain views. And now, it happens to us.

but my life never been that exciting before. 
happy! 

 
iya gak penting. 
segitu dulu ya.. 
see you on the next post 

mwah!

Mengapa Gw Terusik Dengan “Tes Keperawanan”

11.18

Kemarin saya membaca berita tentang rencana melakukan tes keperawanan di SMA (link berita di kompas.com:http://regional.kompas.com/read/2013/08/19/2212178/Siswi.SMA.di.Prabumulih.Wajib.Tes.Keperawanan). Alasannya karena marak praktik mesum atau prostitusi oleh siswa.
Bahwa pemerintah (pusat atau daerah) sering mengeluarkan ide-ide absurd dan bodoh mungkin bukan sesuatu yang baru. Ada ide-ide aneh yang memang lahir dari keterbatasan fungsi otak pejabat tertentu. Tetapi ada juga ide-ide yang sebenarnya sangat “logis” dari perspektif mereka (misalnya, bisa memperkaya kantong sendiri atau kantong partai). Saking seringnya mendengar soal ide-ide kebijakan bodoh atau licik ini, gw sampai udah terbiasa. Dengan kata lain, sudah kebal/baal, sampai tidak merasakan apa-apa lagi.
Tetapi entah mengapa untuk wacana yang satu ini, jujur gw merasa terusik. Mengapa? Beberapa alasan:
  1. Asimetri gender. Lagi-lagi, wanita berada dalam posisi dipojokkan. Mengapa hanya status keperawanan yang harus diuji? Mengapa tidak keperjakaan? Mengapa wanita wajib menjaganya, tetapi pria tidak? Gw yang pria aja merasa marah mendengarnya. Ini hampir sama dengan kasus perkosaan tetapi yang disalahkan wanita (dengan alasan: karena busananya “mengundang”, atau gerak-geriknya “genit”). Wanita ditempatkan dalam posisi yang lebih rendah karena dia wajib menjadi obyek “pemeriksaan”, tetapi pria tidak.
  2. “Tetapi pria kan tidak bisa dites keperjakaannya?” Betul! Supaya fair, jangan juga mengetes keperawanan wanita dong?
  3. Violation (gw gak ketemu terjemahan yang pas buat kata ini) dari bagian terprivat wanita. Keperawanan dan kemaluan wanita adalah hal terpribadi milik wanita tersebut, dan tidak selayaknya dilihat, diobok-obok oleh orang lain tanpa seijinnya. Jika ini dilakukan oleh agen negara, maka seharusnya sudah masuk pelanggaran HAM.
  4. Terkait dengan poin di atas, adalah dampak humiliation (mempermalukan) dan discomfort (ketidak-nyamanan) dari prosedur tes keperawanan. Begini deh, gw yang cowok pernah tes hernia, di mana gw mau gak mau harus mencopot celana di depan dokter. Untuk prosedur medis saja gw sudah merasa tidak sangat nyaman, padahal prosedur ini dilakukan seijin gw sebagai pasien (dan prosedur lebih diarahkan pada dinding perut bawah/dekat testikel, bukan penis). Nah bagaimana perasaan anak remaja putri yang harus menjalani ini?
  5. “Dana tes akan diambil dari APBD 2014″. Entah ini akal-akalan untuk memperkaya partai, tetapi seharusnya pembayar pajak marah karena pajak mereka digunakan untuk hal seperti ini. Bagi pembayar pajak yang memiliki anak remaja putri, sama saja anda telah membiayai orang asing untuk bisa mengintip alat vital putri anda sendiri. Nggak marah ya?
  6. Daripada tes keperawanan, lebih baik modul pendidikan seks (termasuk resiko2 kesehatan dari aktivitas seks dini). Buat gw ini adalah pendekatan yang intelek, preventatif, dan menghormati pelajar sebagai manusia. Selain itu, tidak ada pembedaan putra dan putri. Kedua gender harus tahu risiko dan konsekuensi dari hubungan seks di usia dini. Jika masih ingin ditambahkan ancaman neraka, silahkan dilakukan di forum yang lebih tepat, misalnya kelas agama.
Apakah gw mengabaikan adanya masalah praktik mesum atau prostitusi di sekolah yang disinggung dalam artikel di atas? Tidak sama sekali. Itu bisa jadi isu riil dan perlu pembahasan tersendiri untuk mencari solusi atau pencegahannya. Tetapi buat gw pribadi, konsep “tes keperawanan” tidak bisa diterima untuk alasan-alasan di atas.
Gw bukan ahli pendidikan, atau psikolog, atau pakar apapun. Jadi semua yg gw tulis ini hanya opini awam saja, yang berusaha berempati dengan siswi SMA jika tes keperawanan ini benar-benar diterapkan. Jika sekolah konon adalah tempat mempersiapkan siswa menjadi “manusia” dewasa, mengapa sekolah justru melakukan hal-hal yang merendahkan ke-manusia-an (dehumanize) mereka? Tidakkah ini absurd?

Cerita nadia

A Story from down under

11.26



Beberpa jam sebelum gw posting “being normal gets you nowhere” di bulan September 2012, gw baru saja melakukan tindakan Impulsif, membeli ticket promo Garuda Indonesia Jakarta-Sydney- Jakarta. Kelakuan edan dan diluar akal sehat tanpa pertimbangan di sektor keuangan dan ketersediaan cuti ini adalah pure akibat dari kesintingan gw akan obsesi untuk menginjak benua lain, karena kalo ke eropa si noni belun mampu (mudah-mudah 2016, amin!) jadi yang paling bisa diwujudkan ya ke benua bawah sana. Austrelyah Im coming!  

Tentunya tindakan impulsive ini tidak akan berwarna tanpa menjadi setan untuk menjebol tabungan orang lain untuk dijadikan partner travelling, berhubung waktu itu lagi jomblo (hiks!) yg diajak (dan yg satu-satunya berani mengambil resiko gila-gilaan) Cuma kakak Olip. 

Tiket diisued 6 bulan sebelum keberangkatan, namanya juga promo cin. Banyak banget cerita deg-degan dalam persiapan travelling ini, drama visa saking panjangnya harus diceritakan di post terpisah. Tapi segala kerempongan persiapan  terbayar lunas. Gw gak  keberatan mengulang segala kerempongan apply visa demi kembali lagi ke benua bawah sana. Aku jatuh cinta..



Surrounded Sydney
Kingsford Area  (Sydney suburb) 

Pesawat GA 712 yang gw tumpang terbang direct dari Jakarta mendarat di  bandara Kingsford Smith Sydney, letaknya di daerah suburban, kebetulan kami nebeng diApartment kak Anna di daerah kingsford deket Universitas New South wales (UNSW- asiiikk.. banyak dedek-dedek mahasiswa), jadi dari Apartment ke bandara deket banget.




gak sulit untuk jatuh cinta dengan Sydney, di daerah sub-urban yang cantik dan teratur,  langit biru, udara bersih, halaman rumah yg dihiasi daun maple yang berguguran. Oh iya, gw kesini pas musin gugur baru mulai, jadi cuacanya nyaman banget, langit cerah plus  semilir angin sejuk. Lagi-lagi kasihan ya jadi orang Jakarta, ngeliat beginian aja kagum.. 



Red brick house, Apartment kak Ana dan kak Farah.. terimakasih sudah memberi tamu super resek ini kamar super nyaman untuk berbagi. *sungkem*


downtown Sydney.
Kembali lagi terkagum-kagum dengan kota Modern yang bersih dan teratur, banyak juga bangunan vintage yang masih terawat cantik. Sydney is a slouch by any strech of the Imagination; fantastic weather, cutting edge cruisine and a vibrant city lifestyle combine. kota ini sangat multikultural, gw melihat berbagai macam etnis baik di city maupun di daerah sub urban, dan surprisingly banyak bule-bule cakep. model-model abege one direction mah berserakan jadi kasir Seven eleven. 




Pose Wajib 
penduduk Sydney sangat dimanja dengan ruang Hijau yang tersebar dimana-mana, tercatat lebih dari 400 taman terbuka di seantoro kota dengan luas lebih dari 188 Hektar are. kalo dibandingin ya keseluruhan taman di jakarta luasnya gak sampe seperlima nya. sedih ya? 
Jadi pemandangan sore-sore makan es krim sambil duduk-duduk di rumput biasa banget. banyak juga ngeliat anak-anak sekolah yg duduk-duduk di rumput sambil belajar dan buka laptop. 
semoga suatu saat kota yg gw tinggali bisa se nyaman ini. tuh makanya sering-sering traveling, semakin banyak jalan-jalan semakin banyak juga doa yang dipanjatkan kan? 

Darling Harbour, tempat Hits anak muda Sydney kalo malem mingguan,
tiap dua minggu ada Fireworks show

colour of autumn
Setiap akhir minggu, di dekat areal harbour Bridge, ada The Rock weekend Market, banyak benda unik yang bisa ditemukan disini, kebanyakan yang dijual adalah art product dan house ware yang di design langsung oleh seniman asli australia. banyak gallery, pernak-pernik dan food stall nya juga lucu. rasanya mau borong semua, tapi apa daya, saya turis dari dunia ketiga yang masih menyerah dan pikir-pikir ketika harga kurs AUD di konvert ke Rupiah.

Oh ya, di areal the Rock ini banyak banget bangunan vintage yang super cantik, nih suasana menyenangkan weekend market nya:






This is how lovely Sydney could be 
Sydney Olympic Stadium, sisa-sisa Fasilitas Olimpiade 1996 yang masih bikin miris tiap gw liat GBK :( 
Enaknya duduk-duduk disini..
sambil pacaran :p 

A taste of Europe at Melbourne


I Left my heart in Melbourne, this is the 1st sunrise I saw, oh how I love this city. Perjuangan terbang 1 jam naik Tiger Airways dari Sydney pagi-pagi buta dengan suhu yang bikin menggigil langsung terbayar lunas begitu sampai di Melbourne. kota ini cantiknya kebangetan. gakpapa deh gw gak kesampean keliling Eropa tahun ini, semua bisa diliat dan dirasakan disini. 

Melboure berpusat di yarra River, pada kunjungan gw maret lalu, dengan beruntungnya pas banget dengan perayaan Moomba Festival. 
ada pasar malam disepanjang Yarra river, ditutup dengan Fireworks show, jadi gw ngerasangin tiduran di rumput pinggir sungai, melihat langit malam warna-warni oleh kembang api. seperti ada di surga :') 


Almost half of Melbourne population was born abroad and at least 122 different languange are spoken in the city. so I experienced a world without strangers moment.


Kami menginap di Novotel on Collins, terimakasih sekali lagi kami ucapkan untuk Accor corporat staff  kak Yuli, dengan biaya seperempat nya liburan ini terasa Hedon tanpa bikin jebol rekening  :p 
hotel nya deket banget kemana-mana cukup jalan kaki atau loncat ke trem. 






Distilerry Picnic Area, Melbourne suburb


I saw a Golden sand..
Soal Pantai, gak akan pernah ada yang bisa mengalahkan indahnya pantai tropis Indonesia. titik. 
tapi ketika mengunjungi australia trip kemaren gw sempet mengunjungi beberapa pantai, kesan pertama yang terlintas adalah: rapi dan bersih. 
hehehe suasana negara maju nya gak bisa di bohongi. eksperimen aneh satunya adalah.. jalan di pantai, ngerasin matahati bersinar terang, tapi rasa pasirnya kayak abis disiram air es. brrrr


Gibson Step - near Twelve apostle
I saw  Gonden Sand!
Garis Pantai sepanjang Great ocean road


The famous Twelve apostle - 6 jam perjalanan darat dari Melbourne 
Bondi Beach Sydney, Udah celingukan nyariin mas-mas Beach Guard gak ada yg nongol 
Cogee Beach - Sydney 
A castle - la Perouse - Sydney 
Foto ini ditampilkan semata-mata hanya untuk tujuan pamer. demikian :p 
A cutie Little Creature
masa ke ostrali gak foto sama kanguru? gak Hits! 




Let’s meet various gigantic meals

Makan enak adalah ritual paling menyenangkan dari trip ini. gw percaya orang Australia adalah keturunan langsung dari T-Rex. porsi makan mereka gak santai. sepanjang 9 hari trip, gw belum pernah berhasil mengabiskan 1 porsi makanan sendirian.  menu khas orang Austarlia adalah.....
Fish and chips. iya gitu aja, kayaknya gak ada yg khas banget sama makanan sini, makanan bule kebanyakan aja, cuma emang porsinya ditujukan untuk orang asia yg udah dua bulan puasa. 

Pancake on the Rock- Darling harbor 


food stall di weekend Market The rock 
Doyle Fish and Chips 
Hurrican Grill, Jadi, 1 Porsi Ribs ini beratnya sekilo. iya.. makanan T-rex

Oh iya, pas main ke Bondi beach, gw sempet cicip Cokelat mars yang dibungkus tepung dan di goreng di dalam batter. penampakan nya sih gak cantik, kayak pisang goreng aja gitu tapi pas dimakan, campuran tepung, butter dan cokelat leleh nya.. Gila, enak pisan! 

Shopping like crazy
mengingat Kurs AUD yang sangat tidak ramah terhadap nilai tukar rupiah, shopping ini both city Sydney & Melbourne is not a popular Option, tapi namanya juga orang Indonesia, gak mungkin jalan-jalan gak pake belanja. beruntung kita anaknya penuh ingin tahu dan penuh kebulatan tekad untuk menemukan D-FO (Direct factory outlet) di pinggiran Kita Melbourne, smape nyasar, jalan kaki tengah hari bolong juga dibela-bela in. hihihi 
D-FO ini konsepnya mirip mall, isinya toko-toko International Brand yang menjual barang-barang yang last season atau ada cacatnya dikit. Harganya? Murah! 

gw menggila di Sports appareal. dari harga sih mirip-mirip dengan yg ada di Indonesia tapi dari variasi produk, banyak banget yg gak dijual di jakarta ada disini.. *brb* telen kartu kridit 















Kegilaan berikutnya adalah di Counter Fossil. tas yang di Jakarta bisa seharga 2-3 Jutaan disini bisa cuma 50 AUD. (500 ribuan) ok. maaf gak ada fotonya, waktu itu panik banget samber sana samber sini.. boro-boro mikir mau foto-foto, bisa jalan lurus gak keberatan tentengan aja udah syukur. 




Buat yg bawa pasangan 


The best part is: A good friend
mengunjungi Sydney artinya mengunjungi kota tempat sahabat semasa SMA gw tinggal, namanya Echa, setelah hampir gak ketemu selama.. uummm.. ummm.. 9 tahun kali ya, akhirnya bisa kejadian juga ketemuan dia disini. Echa adalah orang pertama yg gw kabari setelah ticket diisued enam bulan sebelumnya. banyak banget cerita-cerita setelah 9 tahun gak ketemu. demi dia juga gw rela bawa-bawa nastar ngelewatin customnya bandara Sydney yang super resek. well, high school will be high school no matter how old you are. 

 https://mail-attachment.googleusercontent.com/attachment/u/0/?ui=2&ik=80f296b8fb&view=att&th=13fe74ec772671cb&attid=0.1&disp=inline&safe=1&zw&saduie=AG9B_P8daMRGAkWNmuFhboUNpPfv&sadet=1373976487589&sads=fkRtUW5bom1pRGssvDdfpgVCsKw&sadssc=1
 
lalu Agenda sampingan dari trip ini adalah mengunjungi (dan dapet bonus tumpangan Apartment Super nyaman) dari kak Ana, temen dari kakak Olip. kebetulan kak Ana lagi post graduate di UNSW, bonus lainnya adalah gw jadi ngerasain gimana fun nya kehidupan mahasiswa di Sydney. 
karena jauh dari keluarga dan merantau di negeri orang, masing-masing dari mereka sangat dekat dan toleran satu sama lain. banyak hal yang di share, banyak hal yag diketawain bareng-bareng. nyari diskonan beras di supermarket juga dijabanin bareng-bereng.. 

seneng banget sempet merasakan kehangatan seperti ini walaupun cuma seminggu. Thank you for having us!I hope to see you guys very soon :* 



Bachelorette party suka-suka di Bondi beach 


*tarik napas* 
sungguh post yang panjang. segitu aja ya cerita si noni jalan-jalan ke benua bawah sana, sangat-sangat-sangat berharap suatu hari nanti bisa balik lagi. semoga ada kesempatan. amin.


kecups 
noniNadia